Perlu Regulasi Atur Pekerja Asing Hadapi MEA

1:15 AM
Perlu Regulasi Atur Pekerja Asing Hadapi MEA - Wakil Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Nelson Obet Matara mengatakan, pemerintah perlu menyiapkan regulasi untuk mengatur keberadaan pekerja asing pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).



"Regulasi ini penting agar kehadiran pekerja asing, tidak menjadikan anak-anak daerah sebagai penonton di daerahnya sendiri," kata Nelson Matara, di Kupang, Jumat (13/11/2015).

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan kemungkinan akan mengalirnya pekerja asing ke daerah-daerah di Indonesia, termasuk NTT pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan bagaimana dengan nasib pekerja lokal.

Indonesia sebagai negara lain di ASEAN bersiap menghadapi MEA. Indonesia seharusnya percaya diri karena memiliki 110,8 juta pekerja, 41 juta buruh, 41,3 juta usaha mandiri.

"Pemerintah pusat maupun daerah harus secepatnya menyiapkan regulasi yang mengatur tentang penggunaan pekerja asing. Jika tidak, maka tenaga-tenaga lokasi hanya akan menjadi penonton di negeri sendiri," katanya.

Apalagi, daerah-daerah seperti Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih memiliki keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di berbagai bidang usaha, katanya.

Regulasi ini kata dia, tentu dibuat dengan tidak menyalahi atau melanggar prinsip-prinsip yang tercatum dalam kesepakatan dalam MEA.

Disamping menyiapkan regulasi untuk memproteksi keberadaan pekerja asing, pemerintah juga perlu terus meningkatkan sumber daya manusia yang ada di daerah.

Paling tidak, anak-anak NTT harus diberikan pelatihan-pelatihan agar dapat memiliki keterampilan dalam membangun usaha atau bisa menjadi pekerja yang profesional.

"Kalau anak-anak daerah memiliki keahlian dan keterampilan, maka mereka bisa bersaing dengan pekerja asing," kata Nelson Matara. (Berita MEA)

Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »